MENGAFIRMASI PEMAHAMAN GURU DALAM PEMBUATAN SOAL DENGAN PROGRAM MENTORING
Akhir-akhir ini MTs. 1 Annuqayah gencar-gencarnya melakukan perbaikan di berbagai sektor pedagogik. Hal ini sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi guru maupun mutu madrasah. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, madrasah telah merealisasikan beberapa kegiatan, sebut saja coaching clinic dengan tema asesmen, supervisi pendidikan, hingga yang terbaru adalah mentoring pembuatan soal.
Mentoring pembuatan soal merupakan program yang diinisiasi oleh Waka. Kurikulum, Bpk. Adnan Hariswanto, S.Pd., dengan maksud mengafirmasi pemahaman guru dalam penulisan soal sesuai dengan kaidah penulisan soal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (30/5) sesudah pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang bertempat di Aula MTs. 1 Annuqayah.
Mentor dalam hal ini adalah Bpk. Usman, M.Pd. Beliau menjelaskan secara gamblang tentang tatacara pembuatan soal yang baik dan benar sesuai dengan kaidah penulisan soal. Bahwa soal itu ada yang masuk kategori lots (low order thinking skill), mots (middle order thinking skill) dan hots (high order thinking skill).
Lebih lanjut, Bpk. Usman berusaha menjelaskan terkait jenis kategori soal tersebut di atas serta kategorisasi soal tersebut apakah masuk C-1, C-2, C-3, dst. Juga, beliau memberikan contoh konkret kesalahan-kesalahan pada soal yang telah ditulis oleh guru sebelumnya untuk kemudian menjadi pembelajaran bersama. Baik dari kategori maupun jenis soal hingga sesuai tidaknya soal tersebut dengan kaidah bahasa maupun penulisan (gramatikal).
Penyajian ini berlangsung cukup menarik dan interaktif. Peserta tidak sungkan untuk menanyakan berbagai hal kepada mentor serta meminta koreksi terhadap soal yang sudah dibuat dan dibawa pada kegiatan ini.
Menurut penuturan salah satu guru, kegiatan ini sangat membantu terhadap pemahaman dalam pembuatan soal serta penyamaan persepsi antar guru terkait penulisan soal. Apalagi, dalam waktu dekat, madrasah akan melangsungkan penilaian akhir tahun (PAT), sehingga kegiatan ini sangat menunjang dan relevan. Juga, kehadiran mentor sangat membantu dalam mengoreksi soal yang sudah guru buat. Sehingga mereka bisa tahu kekurangan-kekurangannya secara langsung, ungkap beliau selaku guru yang mengajar di kelas VIII. (Sya_Az)