MATAMUDA 2026 Resmi Dibuka, Kenalkan Budaya Madrasah dengan Konsep Lebih Interaktif
Guluk-Guluk_MTs. 1 Annuqayah secara resmi membuka rangkaian kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 pada Ahad (12/7). Upacara pembukaan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut diikuti oleh seluruh murid baru yang berjumlah 283 orang.
Pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Kepala MTs. 1 Annuqayah, Bpk. H. M. Sattar, M.Pd. Bersamaan dengan itu, banner bertuliskan Pembukaan MATAMUDA 2026 yang sebelumnya tergulung terbentang otomatis sebagai simbol dimulainya kegiatan masa ta'aruf murid madrasah bagi murid baru
Dalam sambutannya, Bpk. H. M. Sattar mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan sejak awal, sejak Pra-MATAMUDA. Menurutnya, semangat merupakan modal penting bagi setiap murid dalam menempuh proses pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa semangat tidak hanya diwujudkan melalui tindakan, tetapi juga melalui cara berpikir. Keduanya, menurut beliau, harus berjalan beriringan agar peserta didik mampu berkembang secara optimal.
"Semangat itu ada dua, yaitu semangat dalam berpikir dan semangat dalam bergerak. Saya berharap seluruh murid baru memiliki keduanya sehingga dapat belajar dan berkembang dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa MATAMUDA diselenggarakan untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan madrasah, mulai dari budaya belajar, berbagai kegiatan, tenaga pendidik, hingga jajaran pimpinan madrasah. Dengan saling mengenal sejak awal, diharapkan para siswa dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.
"Tak kenal maka tak sayang. Karena itu, kegiatan ini menjadi langkah awal agar para siswa merasa nyaman dan memiliki kedekatan dengan madrasah," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bpk. H. M. Sattar juga memperkenalkan sejumlah program unggulan MTs. 1 Annuqayah. Ia menyampaikan bahwa madrasah yang dipimpinnya telah menjadi madrasah percontohan sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SPRA) sekaligus terus mengembangkan program madrasah bilingual melalui pembiasaan penggunaan bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Ketua Panitia MATAMUDA 2026, Mohammad Sauqi, M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan MATAMUDA tahun ini dikemas dengan konsep yang lebih interaktif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, peserta tidak hanya mengikuti penyampaian materi di dalam ruangan, tetapi juga diajak mengenal lingkungan madrasah secara langsung melalui berbagai aktivitas lapangan. Selain itu, panitia turut memanfaatkan media audio visual sebagai bagian dari proses pembelajaran agar kegiatan berlangsung lebih menarik.
"Tahun ini kami ingin peserta lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan madrasah. Penyajian materi di dalam kelas hanya sebagian, selebihnya dikemas dalam kegiatan lapangan dan pemutaran video agar suasana belajar lebih menyenangkan dan peserta tidak merasa jenuh," ujarnya.
Melalui konsep tersebut, panitia berharap MATAMUDA 2026 tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh peserta didik baru. (Sya/Az)












Mama Ali
Senin, 13 Juli 2026Semoga menjadi awal yang baik bagi anak anak kami
Moh.Kurdi
Senin, 13 Juli 2026Bismillah, anak anak diberikan kelancaran dalam menuntut ilmu dan mendapat ilmu yang barokah
Hamid
Senin, 13 Juli 2026Semoga menjadi keberkahan untuk anak-anak kami